Aku, Tuhan dan Cinta ( part 1 )

Siluet Pujangga ( Fahruridho Amin )
 

Tuhan, di sini di tempat yang gelap dan kecil ini hanya ada aku dengan-Mu, mereka telah terlelap pada tidurnya yang tenang, kini aku melewati malam yang begitu rumit dengan-Mu
Tuhan tulisan ini bukan wasiat tetapi hanya tulisan biasa seorang pemuda yang sedang rumit karena sebuah keagungan cinta yang telah engkau ciptakan

Tuhan ingin kubertanya pada-Mu  tentang keindahan wanita-wanita yang telah engkau ciptakan di alam semesta, terutama wanita yang terakhir berjalan bersamaku. 
Dia begitu indah begitu istimewa hingga aku kini dibuat merana karena cintanya.
Tuhan terimakasih telah menciptakanya di bumi ini, sungguh aku bersukur atas nikmatmu telah membiarkanku menuliskan beberapa lembaran cerita cinta bersamanya.
Kini aku hanya cukup bersabar, berusaha untuk melangkah kedepan, berdoa kepadamu agar nikmatmu tak terputuskan disini.
Tuhan sekali lagi terimakasih telah mempertemukan aku dengan dia, seorang wanita yang istimewa selama empat tahun terakhir.
Tuhan selanjutnya ampuni dosaku yang mungkin membuat diri-Mu marah. Aku hanya hamba yang biasa nan hina.



1 komentar: